![]() | ||
| Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden RI) |
Instingkilat, Jakarta (7/10)_ Presiden SBY berharap agar ada penghematan dalam penggunaan uang Negara. Hal tersebut di sampaikan ketika Presiden SBY saat membuka rapat kabinet bidang hukum, politik dan keamanan di Istan Presiden, Jakarta Pusat.
Dalam pidatonya SBY juga menanggapi kritik perjalanan dinas yang menggunakan uang Negara, kata presiden “laporan penggunaan anggaran dinas, DPR, DPD, MK dan sebagainya seharusnya smpai di meja sya, karena terkait dengan penggunaan anggaran negara”. Karena di luar dinas siapapun pejabatnya tidak diperkenankan untuk menggunakan anggaran Negara.
Presiden juga mengatakan bahwa perjalanan dinas harus jelas tujuanya, berapa lama waktunya? agar Presiden dapat menghitung-hitungnya “perjalanan 7 hari paling-paling di tempat 2 hari di tambah 1 hari perjalanan, selesai” kata Presiden. Perjalanan dinas sejatinya merupakan perjalanan dalam rangka melaksanakan tugas yang memang sudah menjadi tanggung jawab pejabat Negara sesuai dengan bidang kerjanya.
Dalam kesempatan ini presiden juga mengklarifikasi isy pembelian pakaian dan furnitur untuk kepentingan pribadi Presiden, dengan nada yang agak di tekankan ia menjelaskan “tidak ada satu senpun biaya pakaian presiden menggunakan uang negara”.
Terkait dengan penghematan anggaran Negara juga tidak luput dari perjalanan dinas para pejabat Negara yang ada di daerah-daerah. Transparansi anggaran perjalanan dinas harus di laksanakan agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan anggaran yang memunculkan dugaan pemborosan penggunaan anggaran Negara untuk kepentingan pribadi. (dan*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar