![]() |
| foto:dan* |
Instingkilat, Bekasi (13/1) _ Puluhan masa kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) demo tolak pemimpin koruptor dan mengecam korupsi di lembaga Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif di Kota Bekasi.
Masa aksi yang berorasi di depan gerbang DPRD Kota Bekasi menyebutkan bahwa korupsi di Kota Bekasi harus di tindak tegas, KPK harus mempercepat penuntasan kasus korupsi yang terjadi di Kota Bekasi.
"Korupsi tidak boleh menjadi budaya, oleh karena itu kami yang berada di garda terdepan perubahan menginginkan agar KPK mengusut tuntas kasus korupsi di Kota Bekasi secepatnya dan kami tidak menginginkan kota bekasi di pimpin oleh para koruptor" Kata Kordinator aksi yang akrab di sapa Rohman.
Lebih lanjut Rohman mengatakan "KPK juga harus mengusut dugaan aliran dana sebanyak 2% dari pemotongan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang di terima oleh beberapa oknum Anggota DPRD Kota Bekasi". katanya sambil mengacungkan bendera.
Demo yang dilangsungkan di DPRD Kota Bekasi kemarin (12/1) siang, sempat hampir mengakibatkan bentrok karena saat masa aksi memaksa masuk ke halaman DPRD Kota Bekasi beberapa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) menghalangi mereka, akan tetapi hal tersebut dapat di redam setelah mereka di terima menemui anggota DPRD di ruangan tertutup.
Setelah bertemu dengan beberapa anggota DPRD dan menghasilkan tanda tangan dari lima orang anggota DPRD tentang kesepakatan menolak pemimpin yang korup di Kota Bekasi, kemudian mereka membubarkan diri. (dan*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar