![]() | ||||
| Dede Yusuf yang di dampingi pengurus KNPI Jabar, saat berjalan di halaman sekitar gedung KNPI Jabar. |
Bandung, 29/9 - Dewan Perwakilan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Jawa Barat menggelar silaturahmi pasca Idul Fitri dan dialog kepemudaan yang bertema "KNPI Dari Masa Ke Masa" di kesekretariatanya yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta No. 623 Bandung.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Jawa Barat Yusuf Macan Efendi atau Dede Yusuf, pengurus DPD KNPI Jabar, DPD KNPI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan berbagai OKP dan Ormas yang berada dalam naungan KNPI.
Setelah melaksanakan kegiatan silaturahmi, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan dialog KNPI yang membahas peran dan fungsi KNPI dari awal berdirinya hingga saat ini. Dalam kesempatan ini DPD KNPI Jabar mengkritik Gubernur yang tidak memperhatikan hak pemuda dalam meraih kehidupan lebih baik di masa mendatang, hal tersebut tertuang dalam pernyataan sikap yang di buat DPD KNPI Jabar. Dalam pernyataan sikap tersebut tertulis :
"Menyadari bahwa peran pemuda adalah pelopor perubahan dan penentu sejarah perjalanan Bangsa di masa depan. Menyikapi pembodohan dan pembusukan semangat pemuda yang dilakukan secara terorganisir dan tersistematis. Mencermati bahwa Gubernur Jawa Barat tidak rasional dan tidak melaksanakan janjinya dalam mendorong pemuda untuk berani melahirkan paradigma baru. Berdasarkan hal tersebut DPD KNPI menuntut :
1. Agar Gubernur segera memenuhi janjinya sebagai kewajiban atas pri kehidupan 18 juta pemuda melalui kebijakan yang rasional.
2. Gubernur menghentikan sikapnya yang hanya mementingkan dan berpihak pada kelompoknya saja, sehingga merusak tatanan kepemudaan yang dulu harmonis dan kondusif.
3. Pemuda Jabar siap mengambil sikap dan pandangan tegas, dengan Mosi tidak percaya jika Gubernur tidak segera memenuhi hak pemuda dalam meraih kehidupan yang lebih baik di masa mendatang."
Terkait hal tersebut, di kesempatan yang lalu Dede Yusuf yang juga sebagai mantan artis ternama mengungkapkan, "Saya juga menekankan agar setiap dinas/badan/lembaga Pemprov Jabar, minimal memasukan satu program kepemudanaan. Dengan begitu, pemuda tidak melulu ngurusi politik. Saya menekankan agar pemuda aktif dan terlibat dalam bidang-bidang lain", demikian kata pria berbadan tegap yang di usung dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Sinergi antara pemuda dan elemen pendukungnya dalam hal ini pihak pemerintah, haruslah menjadi patner yang baik dalam setiap aktifitasnya mencerminkan kerja sama dan komunikasi yang baik, agar pondasi bangunan cerminan bangsa masa depan dapat menjadi lebih baik. (dan*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar