Instrumen Penting Komunikasi Lintas Rakyat

Instrumen Penting Komunikasi Lintas Rakyat
Cerita rakyat

Minggu, 12 Desember 2010

Piala Adipura Memunculkan Isu Politik

Piala Adipura

Instingkilat, Bekasi (12/12) _ Bakti sosial membersihkan Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi sebagai cerminan Kota peraih Adipura di awali dengan apel pagi di dalam area lapangan sepak bola Gelanggang Olahraga (GOR) Bekasi pada minggu pagi tadi.

Apel yang di pimpin langsung oleh Walikota Bekasi, Mochtar Muhamad di hadiri oleh sekitar seribu orang dari berbagai elemen masyarakat dan beberapa organisasi di Kota Bekasi. 

"Piala adipura adalah hasil perjuangan masyarakat Kota Bekasi, tidak ada hubungannya Adipura dengan korupsi, hati-hati dengan persaingan politik dan saya siap jika dijadikan tumbal adipura" ucapnya saat memberikan sambutan pada apel kegiatan bakti sosial tersebut. Usai melaksanakan apel Walikota dan  elemen masyarakat langsung menuju Jalan Ahmad Yani untuk memulai kegiatan bakti sosial.

Sejak Walikota Bekasi di tetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan penyalahgunaan APBD dalam meraih Piala Adipura ternyata hal tersebut  memunculkan respon dari sebagian kalangan masyarakat yang memnganggap Piala Adipura adalah hasil keringat masyarakat. Respon di tunjukan  melalui media masa ataupun sepanduk-sepanduk yang bertuliskan "Adipura Milik Masyarakat Kota Bekasi".

Politis atau tidak, usaha meraih Piala Adipura memang melibatkan masyarakat Kota Bekasi, permasalahan korupsi ini sebaiknya di serahkan kepada instansi berwenang, dalam hal ini adalah KPK yang menangani kasus tersebut. (dan*)


Jumat, 10 Desember 2010

Anadikan Tak Ada KPK

Ilustrasi
Instingkilat, Bekasi (10/12) _ Di bentuknya sebuah lembaga yang khusus menangani kasus-kasus korupsi bernama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2003 yang memiliki misi untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih atau good and clean governance di Indonesia.

Seiring dalam perjalananya banyak ternyata yang mendukung keberadaan lembaga ini, akan tetapi banyak juga yang menginginkan lembaga ini di bubarkan. Sejak tahu 2003 hingga sekarang ternyata KPK masih eksis, bahkan banyak para koruptor-koruptor besar mulai dari tataran pemerintahan daerah hingga pusat yang tertangkap oleh lembaga tersebut.

"Setiap hari ada sekitar 40 lebih  pelaporan kasus korupsi yang masuk ke KPK, jadi banyak juga kasus-kasus korupsi yang dilaporkan dapat langsung di tangani" Kata Eko Samtoso Tjiptadi selaku Deputi Bidang Pencegahan KPK saat di temui di Kampoeng Anti Korupsi dalam rangka peringatan hari anti korupsi se-dunia kemarin (9/12).

Dapat di bayangkan ketika lembaga ini tidak ada, kasus-kasus korupsi yang sering kali banyak di kompromikan akan terus menjadi penyakit di bangsa ini. Kronis memang ketika mendengar setiap harinya ada 40 lebih laporan yang masuk ke KPK.

Keberadaan KPK harus membuat jera koruptor-koruptor yang menyalahgunakan anggaran negara untuk kepentingan pribadinya, KPK juga diharapkan mampu mempertahankan ke independenanya dalam menguak kasus korupsi agar pencitraan KPK terus membaik.(dan*)



Kamis, 09 Desember 2010

HMI Menggelar Demo Peringatan Hari Anti Korupsi

Demonstran HMI  saat menuju gedung DPRD Kota Bekasi
Instingkilat, Bekasi (9/12) _ Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi Menggelar demo hari anti korupsi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Dalam demo tersebut mereka menuntut agar lebaga hukum menegakan supermasi hukum dalam mengusut kasus korupsi, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melakukan penahanan terhadap Walikota Bekasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka, meminta kepada DPRD agar menjelaskan bagaimana korupsi bisa terjadi di Kota Bekasi.

"Momentum hari anti korupsi se-dunia ini kami jadikan sebagai spirit untuk terus mendorong pihak berwenang atau lembaga hukum terkait serius dalam pengungkapan dan penanganan kasus korupsi" kata kordinator aksi bernama Agus.

Ia menambahkan "Terjadinya korupsi di Kota Bekasi ini juga harus di jelaskan oleh anggota legislatif, karena lembaga legislatif memiliki fungsi pengawasan, bohong kalau tidak tahu". Kasus korupsi penyalahgunaan APBD yang terus bergulir saat ini sedang di tangani oleh KPK.

Demo HMI yang berlangsung selama dua jam tersebut akhirnya mendapat tanggapan dari beberapa anggota dewan, mereka menemui demonstran yang diantaranya perwakilan praksi PKS, Golkar, PDI-P dan Demokrat. Ke empat anggota dewan tersebut menyatakan siap di periksa KPK terkait dengan korupsi APBD jika diminta oleh KPK dan mereka juga menyatakan kesiapanya untuk menjelaskan kepada masyarakat kota bekasi mengapa ada korupsi dalam pengelolaan APBD.

Setelah bertemu dengan ke empat anggota dewan, para demonstran tersebut meninggalkan gedung DPRD sambil meneriakan akan kembali lagi menagih jani kalau anggota dewan merealisasikan janji akan memberikan  penjelasan kepada masyarakat terkait korupsi APBD. (dan*)

Selasa, 07 Desember 2010

Masyarakat Diminta Datangi Kampung Anti Korupsi

Ilustrasion
Instingkilat, Bekasi (8/12) _ Menjelang peringatan hari anti korupsi besok (9/12) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Gelar kegiatan yang bertempat di gedung KPK Kuningan Jakarta selama dua hari, dimulai hari ini 8-9 Desember 2010.

Kegiatan yang menurut keterangan Staf  Humas KPK, Priharsa Nugraha melalui dunia maya mengajak masyarakat untuk datang ke Kampung Anti Korupsi yang menggelar banyak acara-acara menarik yang dapat di nikmati secara gratis.

"TANPA KORUPSI BARU INDONESIA!! Sahabat anti korupsi, datang yuk ke KAMPUNG ANTI KORUPSI, rangkaian acara dalam rangka hari anti korupsi dunia. Gedung KPK Kuningan Jkt" kata Priharsa melalui status di facebooknya 8 Desember 2010.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari hingga menjelang hari anti besok tidak hanya terbatas boleh di hadiri oleh orang dewasa, akan tetapi kegiatan tersebut juga dapat di hadiri oleh anak-anak tingkatan sekolah dasar.

Menurutnya acara tersebut terselenggara atas kerja sama KPK, Indonesia Corruptin Watch (ICW), United Nations Office and Drugs and Crime (UNODC), Uni Eropa, Telekomunikasi Indonesia Internasional (TII) dan Komisi Yudisial.

Bagi masyarakat yang ingin datang langsung, acara tersebut akan di meriahkan dengan kegiatan, pameran, dongeng anti korupsi, the junior investigator, mural on canvas, musik indie, wayang, barongsai dan acara menarik lainnya di sajikan secara gratis. (dan*)


Senin, 06 Desember 2010

Warga Jati Asih Sambut Tahun Baru Islam

Profil : Sekjen DPP FPI Sabri Lubis
Saat Memberikan Ceramah
Instingkilat, Bekasi (6/12) _ Warga Jatiasih menyambut Tahun Baru Islam 1432 Hijriah dengan mengadakan tabligh di halaman depan Kelurahan Jati Asih pada malam hari.

Ketua panitia Saeful Bahri saat ditemui di lokasi acara mengatakan "Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1432 Hijriah, sebgai umat Islam sudah seharusnya momentum ini dijadikan sarana penyadaran bagi umat Islam untuk kedepan menjadi budaya dan sarana syiar islam" katanya sambil menyaksikan jalanya acara.

Meski di guyur hujan sejak sore tadi, umat muslim di sekitar Jati Asih dan beberapa undangan terlihat sangat antusias menghadiri  kegiatan yang direncanakan menjadi kegiatan rutin dalam menyambut Tahun Baru Islam.

Hadir sebagai penceramah dalam kegiatan tersebut adalah Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (Sekjen DPP FPI) Sabri Lubis, dalam ceramahnya Sekjen FPI tersebut mengatakan "Bahwa budaya-budaya Islam terdahulu telah banyak di tinggalkan, contohnya adalah pemakaian tanggal, bulan, dan tahun dalam Islam sedikit demi sedikit terus meluntur".

Sebelum acara berakhir panitia pelaksana kegiatan memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan  penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Azan, kosidah serta marawis yang perlombaanya telah dilaksanakan sehari sebelum acara ini berlangsung. (dan*)

Sabtu, 04 Desember 2010

HMI Hadirkan Empat Kandidat KNPI Kota Bekasi

Jelang Muskot IV Pemuda/DPD KNPI 
Kota Bekasi
Instingkilat, Bekasi (4/12) _ Menjelang Musyawarah Kota ke-IV Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (MUSKOT IV DPD KNPI) Kota Bekasi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi gelar seminar kepemudaan di rumah makan Wulan Sari, Kampung Dua Ratus Kota Bekasi.

Seminar yang mengusung tema KNPI : Perspektif Kandidat dimuali jam 3 sore kemarin tersebut di hadiri oleh empat orang kandidat yaitu Udin Zahrudin atau  biasa disapa dengan sebutan Uze, Adi Yunansah atau biasa disapa Monel, Iwan Ruswanto  atau bias disapa Gedeg dan Muhamad Baydowi atau biasa disapa Momo Molen, adapuna beberapa kandidat lainya enggan untuk menghadiri seminar yang juga dihadiri oleh Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) serta  Pengurus Kecamatan (PK KNPI).

Empat kandidat yang hadir dalam seminar tersebut masing-masing memaparkan visi misinya jika terpilih menjadi ketua DPD KNPI periode 2010 -2013. Uze mengatakan "KNPI adalah kawah candra dimuka/tempat pemuda di tempa". Monel mengatakan "KNPI akan mengakomodir kepentingan pemuda". Gedeg mengatakan "KNPI akan merekonstruksi peran pemuda". sedangkan Momo mengatakan "Pemuda harus memiliki kemandirian kalau ingin membangun KNPI".

Ketua DPD KNPI Kota Bekasi Siti Aisyah yang hadir dan memberikan sambutan mengatakan "KNPI kedepan harus lebih baik, artinya apa yang baik di pengurusan sekarang jangan hanya berjalan di tempat".

Adapun Menurut Ketua Umum HMI Cabang Bekasi Awen, mengatakan "acara ini dilaksanakan bukan dimaksudkan untuk menilai kandidat, akan tetapi sebagai upaya memberikan gambaran bagi OKP dan PK yang memiliki andil dalam  pemilihan ketua KNPI".

Terkait bagaimana pertarungan perebutan kursi Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, akan terlihat di MUSKOT DPD KNPI IV yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. (dan*)

Kamis, 02 Desember 2010

Seorang Ibu Nekat Terjun Ke Sungai

Gambar Ilustrasi
Instingkilat, Bekasi (2/12) _ Miris memang, seorang anak perempuan (14) menyaksikan ibunya (40) nekat terjun dari jembatan Kali Bekasi  jam dua sore tadi.

Saat melintasi jembatan perbatasan Kecamatan Jatiasih dan Kecamatan Rawa Lumbu seorang ibu dan anaknya  yang menggunakan sepeda motor bebek matic berhenti di sisi kiri jembatan, kemudian si ibu bergegas turun dengan alasn ingin membuang air kecil, tetapi tanpa di duga si ibu ternyata malah terjun ke kali kata anak yang membonceng ibunya sambil menangis.

"Saya mendengar teriakan anak, kemudian bergegas mendekati. Saat saya menghampiri si ibu masih terlihat di permukaan air tetapi selang beberapa detik si ibu tidak terlihat lagi" kata perempuan yang merupakan seorang saksi mata ketika masih berada di lokasi kejadian.

Selang beberapa waktu Tim SAR dan Pihak Kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Belum di ketahui motif bunuh diri tersebut. Hingga jam enam tadi sore si ibu belum di temukan, deras dan dalamnya air sungai mengakibatkan Tim yang melakukan pencarian kesulitan untuk menemukanya. (dan*)