Instrumen Penting Komunikasi Lintas Rakyat

Instrumen Penting Komunikasi Lintas Rakyat
Cerita rakyat

Jumat, 10 Desember 2010

Anadikan Tak Ada KPK

Ilustrasi
Instingkilat, Bekasi (10/12) _ Di bentuknya sebuah lembaga yang khusus menangani kasus-kasus korupsi bernama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2003 yang memiliki misi untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih atau good and clean governance di Indonesia.

Seiring dalam perjalananya banyak ternyata yang mendukung keberadaan lembaga ini, akan tetapi banyak juga yang menginginkan lembaga ini di bubarkan. Sejak tahu 2003 hingga sekarang ternyata KPK masih eksis, bahkan banyak para koruptor-koruptor besar mulai dari tataran pemerintahan daerah hingga pusat yang tertangkap oleh lembaga tersebut.

"Setiap hari ada sekitar 40 lebih  pelaporan kasus korupsi yang masuk ke KPK, jadi banyak juga kasus-kasus korupsi yang dilaporkan dapat langsung di tangani" Kata Eko Samtoso Tjiptadi selaku Deputi Bidang Pencegahan KPK saat di temui di Kampoeng Anti Korupsi dalam rangka peringatan hari anti korupsi se-dunia kemarin (9/12).

Dapat di bayangkan ketika lembaga ini tidak ada, kasus-kasus korupsi yang sering kali banyak di kompromikan akan terus menjadi penyakit di bangsa ini. Kronis memang ketika mendengar setiap harinya ada 40 lebih laporan yang masuk ke KPK.

Keberadaan KPK harus membuat jera koruptor-koruptor yang menyalahgunakan anggaran negara untuk kepentingan pribadinya, KPK juga diharapkan mampu mempertahankan ke independenanya dalam menguak kasus korupsi agar pencitraan KPK terus membaik.(dan*)



Tidak ada komentar: