Instrumen Penting Komunikasi Lintas Rakyat

Instrumen Penting Komunikasi Lintas Rakyat
Cerita rakyat

Jumat, 31 Desember 2010

Ruwat Jagat Kota Bekasi

Ritual Ruwat Jagat
Bekasi, Instingkilat (31/12) _ Penghujung tahun 2010, Organisasi Mahasiswa yang mengatas namakan Gerakan Pemuda Peduli Bekasi (GPPB) menggelar aksi refleksi akhir tahun Ruwat Jagat di lingkungan Gedung Pemerintah Kota Bekasi.

Aksi mahasiswa yang dilakukan pada kamis (30/12) kemarin terdiri dari organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), mereka berharap pada 2011 Kota Bekasi menjadi lebih baik.

"Ruat jagat ini kami lakukan agar pada tahun 2011 Kota Bekasi menjadi lebih baik, kalau cara ini tidak juga berhasil maka kami siap untuk terus mengawal jalanya pemerintahan di Kota Bekasi sehingga menjadi lebih baik",  kata kordinator aksi Ruwat Jagat.

Lebih lanjut kata perempuan yang akrab disapa Tata menambahkan "Pejabat dan aparatur pemerintah Kota Bekasi harus memiliki tanggung jawab mengemban amanah sehingga tidak menciderai institusi dan hati masyarakat", lanjutnya melalui pesan singkat.

Dalam aksi tersebut mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal Ruwat Jagat membakar kemenyan dan menabur bunga mengelilingi Gedung Pemerintah Kota Bekasi sambil menyebarkan tulisan yang berisi tuntutan agar KPK mengusut tuntas korupsi, Reformasi Birokrasi, memecat pejabat tak bermoral, pendidikan dan kesehatan gratis harus mudah dan berkualitas, DPRD harus meningkatkan profesionalismenya dan evaluasi kinerja Perusahaan Daerah yang tidak produktif.

Setelah melakukan Ruwat jagat dan orasi, mahasiswa meninggalkan Gedung Pemerintah Kota Bekasi menuju Gedung Dewan perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bekasi dan berorasi beberapa saat kemudian membubarkan diri. (dan*)


Minggu, 26 Desember 2010

Sepuluh PK KNPI Jenguk Mochtar di Rutan

Pengurus PK KNPI se-Kota Bekasi
Instingkilat, Bekasi (26/12) _  Para Ketua Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Kota Bekasi Kunjungi Mochtar Mohammad di Rutan Salemba, Jakarta minggu siang tadi (26/12).

Mochtar Mohamad yang telah di tahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Penggunaan APBD dalam perolehan Piala Adipura sejak senin (13/12) lalu, menemui sepuluh Ketua-ketua PK KNPI pada jam besuk pukul 13.30 hingga 15.00 atau hampir satu setengah jam. Seusai menjenguk sepuluh Ketua PK KNPI  tersebut langsung bergegas kembali ke Bekasi

"Kedatangan kami ke Rutan Salemba adalah untuk menjenguk Mochtar Mohammad, adapun maksud lain dari kedatangan kami adalah untuk bersilaturahmi dengan beliau" Kata Ketua PK KNPI Kecamatan Pondok Melati Mustofa saat di hubungi melalui telepon seluler.

Lebih lanjut dalam pertemuan PK KNPI  dengan pria yang akrab disapa M2, Mustofa mengatakan "M2 berpesan kalau bisa Musyawarah Kota (Muskot) KNPI Kota Bekasi di undur sampai februari atau maret, menunggu APBD turun. Beliau juga menanyakan pencalonan Sekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bekasi  Muhammad Al Fur'qon".

Adapun sepuluh Ketua PK KNPI yang menjenguk Mochtar adalah PK Pondok Melati, Bekasi Timur, Bekasi Barat, Bekasi Selatan, Mustikajaya, Bantar Gebang, Bekasi Utara, Rawa Lumbu, Jati Sampurna dan Medan Satria. (dan*) 


Jumat, 24 Desember 2010

Ketua DPRD Kota Bekasi Laporkan Wakilnya ke Polda

Foto :
Sutriyono (kiri),
Azhar Laena (kanan)

Instingkilat, Bekasi (24/12) _ Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi Azhar Laena yang berasal dari Partai Demokrat melaporkan  Wakil Ketua DPRD Sutriyono dari Partai Keadilan Sejahtra ke Polda Metro Jaya.

Kasus ini bermula dari pernyataan bahwa Azhar Laena dan Fraksi Partai Demokrat telah bersepakat dalam meloloskan APBD Perubahan dan Azhar Laena telah menyerahkan pengesahan APBD Perubahan Kepada Wakil Ketua Dewan dari PKS tersebut. Padahal Azhar Laena dan Partainya dengan tegas menolak APBD Perubahan tersebut.

"Fraksi Demokrat memang menolak APBD Perubahan karena banyak pertimbangan-pertimbangan, kami bertemu cuma sebentar dan tidak ada obroaln dan kesepakatan untuk meloloskan APBD Perubahan, Saya merasa dilangkahi dan menganggap hasil Paripurna pengesahan APBD Perubahan tersebut Ilegal". Kata pria yang kerap disapa A'al.

Sementara itu Sutriono yang ditemui sebelumnya oleh beberapa mendia menyatakan sudah melakukan pertemuan dengan Azhar Laena di Restoran kawasan perumahan mewah Grand Wisata.

Berdasarkan laporan A'al ke Polda Metro Jaya dengan Nomor Surat LP/4517/XII/2010/PMJ/DIT REESKRIM, jika terbukti Sutriono bersalah maka ia akan terjerat pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik.

Upaya damai sebenarnya telah di tempuh, akan tetapi ketika upaya yang di mediasi oleh Sekretaris Dewan tersebut tadi malam Sutriono tidak kunjung hadir. (dan*) 


Rabu, 22 Desember 2010

Dua Mobil Bertabrakan Dari Arah Yang Sama

Ilustration
Bekasi, Instingkilat (22/12) _ Dini hari tadai tepat pukul 00.30 terjadi kecelakaan di Jalan Raya Pekayon Bekasi Selatan. kecelakaan antara mobil sedan Baleno bernomor polisi B 8302 LT dan Carry bernomor polisi B 9761 YY tersebut hanya mengakibatkan bagian depan mobil sedan rusak.

Kedua mobil yang mengalami kecelakaan tersebut melintasi jalan dari arah yang sama, kecelakaan tersebut sempat mengakibatkan keributan, hingga bagian wajah pengendara Carry terluka akibat di pukul dengan kunci stang mobil oleh pengendara sedan. 

"Saya tidak tahu secara persis kejadianya, yang saya tahu kedua mobil tersebut berjalan satu arah" kata salah seorang saksi yang tidak mau menyebutkan namanya, "Ketika melihat ada keributan kemudian warga menghampiri" lanjut saksi tersebut. 

Keributan yang menjadi tontonan warga sekitar baru reda ketika ada dua orang aparat kepolisian yang membawa kedua pengendara tersebut untuk menyelesaikan masalahnya di Polsek Bekasi Selatan. 

Hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan yang jelas dari dua pengendara, dikarenakan kedua pengendara  tersebut sedang dimintai keteranganya oleh pihak Polsek Bekasi Selatan (dan*)

Senin, 20 Desember 2010

Pendukung Walikota Bekasi demo di KPK

Instingkilat.com/dany
Instingkilat, Jakarta  (20/12) _ Ribuan masa pendukung Walikota Bekasi Mochtar Mohammad melakukan demonstrasi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Terlihat beberapa masa yang datang dengan menggunakan sekitar 21 mobil bus dan 14 mobil pribadi tersebut membawa bendera dan atribut partai PDI Perjuangan.

Dalam aksinya masa yang mengaku masyarakat Kota Bekasi meminta penangguhan penahanan Mochtar yang kini di tahan di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta. Penahanan yang di lakukan oleh KPK pada senin lalu (13/12) di anggap sarat akan kepentingan politis karena Mochtar baru satu kali di periksa.

"Kami dari masyarakat Bekasi meminta KPK menangguhkan penahanan Mochtar Mohammad, penahanan Mochtar merupakan politis hukum, masalahnya baru sekali di periksa sudah di tahan" kata Edi Sucipto yang merupakan kordinator lapangan saat ditemui di depan kantor KPK.

Seraya meneriakan agar Mochtar di bebaskan masa juga berjanji untuk terus melakukan aksinya hingga KPK membebaskan Mochtar, karena mereka menganggap Mochtar tidak bersalah.

Mochtar di tahan oleh KPK karena di duga menyalahgunakan Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2010 dan dugaan suap untuk pemenangan Adi Pura yang di peroleh Kota Bekasi. (dan*)

Selasa, 14 Desember 2010

Rencana Kenaikan BBM resahkan Masyarakat

Awen (Ketua Umum HMI Cabang Bekasi)
Instngkilat, Bekasi (14/12) _ Kenaikan harga minyak dunia mempengaruhi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Nasional pada 2011 mengancam inflasi yang diperkirakan hingga dua dijit.

Ketika terjadi kenaikan BBM maka akan berpengaruh pada kondisi perekonomian nasional, Pengamat Ekonomi Yanuar Rizki mengatakan “kenaikan BBM akan mengancam terjadinya GAP (kesenjangan) terhadap konsumsi masyarakat terhadap kebutuhan hingga 10 samai dengan 11 persen dari biasanya.
Sementara Deputi Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan “kenaikan harga BBM dapat di  tindak lanjuti dengan pengurangan konsumsi BBM untuk kendaraan roda empat, sedangkan kenaikan tersebut memberikan keuntungan Negara hingga 0,87%”. 

Kenaikan BBM yang juga mempengaruhi kenaikan kebutuhan lainya akan dirasakan oleh masyarakat menengah kebawah. Dalam hal ini ketua Umum Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi Kurniawan Rachmatulloh mengatakan “Kalaupun benar ada kenaikan harga minyak dunia yang berpengaruh pada kenaikan BBM nasional  seharusnya sebagai Negara penghasil minyak Indonesia memperoleh keuntungan, Pemerintah sebagai penyelenggara negara tidak ada alas an untuk tidak mensejahterakan masyarakat. Kami akan mengadakan aksi besar-besaran ketika harga BBM naik, lebih banyak minyak yang di jual daripada yang di konsumsi kok, jadi seharusnya kita untung”. Ucap pria yang biasa disapa Awen.

Di sisi lain masyarakat beranggapan kenaikan BBM akan menambah beban masyarakat, “Jelas merugikan, karena Kenaikan BBM akan berpengaruh terhadap kenaikan harga, sehingga akan memperlemah daya beli masyarakat” kata pria yang akrab disapa Adhyp Glank.

Pemerintah seharusnya berpikir ulang untuk menaikan harga BBM pada kondisi perekonomian masyarakat yang belum stabil. (dan*)

Senin, 13 Desember 2010

Walikota Bekasi Resmi di Tahan KPK

Ilustrasi
Instingkilat, Bekasi (13/12 ) _ Setelah Walikota Bekasi yaitu Mochtar Mohammad di periksa selama delapan jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyalahgunaan APBD dan adanya dugaan korupsi dalam upaya mendapatkan Piala Adipura , pria yang akrab disapa Muktar tersebut resmi di tahan KPK.

Usai pemeriksaan selama delapan jam tersebut Muktar langsung di bawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Salemba untuk di tahan selama dua puluh hari, saat menaiki mobil pendukug Muktar yang berada di luar berteriak dengan lantang "Hidup Muktar, KPK melakukan penangkapan yang tidak berdasar" riuh pendukung di iringi tangis dari beberapa orang pendukung Mochtar.

Di temui di depan gedung KPK Jl. Rasuna Sahid, Jakarta Selatan, Pengacara Mochtar mengatakan "Penahanan klien saya tidak berdasar, sebab klain saya belum di periksa", ungkapnya sambil bergegas meninggalkan gedung KPK.


Sehari sebelumnya (minggu, 12/12) Mochtar masih terlihat dalam kegiatan Bakti Sosial yang di awali dengan deklarasi "Piala Adipura Milik Masyarakat Bekasi" yang di hadiri oleh sekitar seribu orang, terdiri dari berbagai unsur masyarakat.

Sampai saat berita ini di turunkan, belum ada keterangan langsung dari Mochtar terkait penahanan dirinya sore hari tadi. (dan*)

Minggu, 12 Desember 2010

Piala Adipura Memunculkan Isu Politik

Piala Adipura

Instingkilat, Bekasi (12/12) _ Bakti sosial membersihkan Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi sebagai cerminan Kota peraih Adipura di awali dengan apel pagi di dalam area lapangan sepak bola Gelanggang Olahraga (GOR) Bekasi pada minggu pagi tadi.

Apel yang di pimpin langsung oleh Walikota Bekasi, Mochtar Muhamad di hadiri oleh sekitar seribu orang dari berbagai elemen masyarakat dan beberapa organisasi di Kota Bekasi. 

"Piala adipura adalah hasil perjuangan masyarakat Kota Bekasi, tidak ada hubungannya Adipura dengan korupsi, hati-hati dengan persaingan politik dan saya siap jika dijadikan tumbal adipura" ucapnya saat memberikan sambutan pada apel kegiatan bakti sosial tersebut. Usai melaksanakan apel Walikota dan  elemen masyarakat langsung menuju Jalan Ahmad Yani untuk memulai kegiatan bakti sosial.

Sejak Walikota Bekasi di tetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan penyalahgunaan APBD dalam meraih Piala Adipura ternyata hal tersebut  memunculkan respon dari sebagian kalangan masyarakat yang memnganggap Piala Adipura adalah hasil keringat masyarakat. Respon di tunjukan  melalui media masa ataupun sepanduk-sepanduk yang bertuliskan "Adipura Milik Masyarakat Kota Bekasi".

Politis atau tidak, usaha meraih Piala Adipura memang melibatkan masyarakat Kota Bekasi, permasalahan korupsi ini sebaiknya di serahkan kepada instansi berwenang, dalam hal ini adalah KPK yang menangani kasus tersebut. (dan*)


Jumat, 10 Desember 2010

Anadikan Tak Ada KPK

Ilustrasi
Instingkilat, Bekasi (10/12) _ Di bentuknya sebuah lembaga yang khusus menangani kasus-kasus korupsi bernama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2003 yang memiliki misi untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih atau good and clean governance di Indonesia.

Seiring dalam perjalananya banyak ternyata yang mendukung keberadaan lembaga ini, akan tetapi banyak juga yang menginginkan lembaga ini di bubarkan. Sejak tahu 2003 hingga sekarang ternyata KPK masih eksis, bahkan banyak para koruptor-koruptor besar mulai dari tataran pemerintahan daerah hingga pusat yang tertangkap oleh lembaga tersebut.

"Setiap hari ada sekitar 40 lebih  pelaporan kasus korupsi yang masuk ke KPK, jadi banyak juga kasus-kasus korupsi yang dilaporkan dapat langsung di tangani" Kata Eko Samtoso Tjiptadi selaku Deputi Bidang Pencegahan KPK saat di temui di Kampoeng Anti Korupsi dalam rangka peringatan hari anti korupsi se-dunia kemarin (9/12).

Dapat di bayangkan ketika lembaga ini tidak ada, kasus-kasus korupsi yang sering kali banyak di kompromikan akan terus menjadi penyakit di bangsa ini. Kronis memang ketika mendengar setiap harinya ada 40 lebih laporan yang masuk ke KPK.

Keberadaan KPK harus membuat jera koruptor-koruptor yang menyalahgunakan anggaran negara untuk kepentingan pribadinya, KPK juga diharapkan mampu mempertahankan ke independenanya dalam menguak kasus korupsi agar pencitraan KPK terus membaik.(dan*)



Kamis, 09 Desember 2010

HMI Menggelar Demo Peringatan Hari Anti Korupsi

Demonstran HMI  saat menuju gedung DPRD Kota Bekasi
Instingkilat, Bekasi (9/12) _ Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi Menggelar demo hari anti korupsi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Dalam demo tersebut mereka menuntut agar lebaga hukum menegakan supermasi hukum dalam mengusut kasus korupsi, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melakukan penahanan terhadap Walikota Bekasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka, meminta kepada DPRD agar menjelaskan bagaimana korupsi bisa terjadi di Kota Bekasi.

"Momentum hari anti korupsi se-dunia ini kami jadikan sebagai spirit untuk terus mendorong pihak berwenang atau lembaga hukum terkait serius dalam pengungkapan dan penanganan kasus korupsi" kata kordinator aksi bernama Agus.

Ia menambahkan "Terjadinya korupsi di Kota Bekasi ini juga harus di jelaskan oleh anggota legislatif, karena lembaga legislatif memiliki fungsi pengawasan, bohong kalau tidak tahu". Kasus korupsi penyalahgunaan APBD yang terus bergulir saat ini sedang di tangani oleh KPK.

Demo HMI yang berlangsung selama dua jam tersebut akhirnya mendapat tanggapan dari beberapa anggota dewan, mereka menemui demonstran yang diantaranya perwakilan praksi PKS, Golkar, PDI-P dan Demokrat. Ke empat anggota dewan tersebut menyatakan siap di periksa KPK terkait dengan korupsi APBD jika diminta oleh KPK dan mereka juga menyatakan kesiapanya untuk menjelaskan kepada masyarakat kota bekasi mengapa ada korupsi dalam pengelolaan APBD.

Setelah bertemu dengan ke empat anggota dewan, para demonstran tersebut meninggalkan gedung DPRD sambil meneriakan akan kembali lagi menagih jani kalau anggota dewan merealisasikan janji akan memberikan  penjelasan kepada masyarakat terkait korupsi APBD. (dan*)

Selasa, 07 Desember 2010

Masyarakat Diminta Datangi Kampung Anti Korupsi

Ilustrasion
Instingkilat, Bekasi (8/12) _ Menjelang peringatan hari anti korupsi besok (9/12) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Gelar kegiatan yang bertempat di gedung KPK Kuningan Jakarta selama dua hari, dimulai hari ini 8-9 Desember 2010.

Kegiatan yang menurut keterangan Staf  Humas KPK, Priharsa Nugraha melalui dunia maya mengajak masyarakat untuk datang ke Kampung Anti Korupsi yang menggelar banyak acara-acara menarik yang dapat di nikmati secara gratis.

"TANPA KORUPSI BARU INDONESIA!! Sahabat anti korupsi, datang yuk ke KAMPUNG ANTI KORUPSI, rangkaian acara dalam rangka hari anti korupsi dunia. Gedung KPK Kuningan Jkt" kata Priharsa melalui status di facebooknya 8 Desember 2010.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari hingga menjelang hari anti besok tidak hanya terbatas boleh di hadiri oleh orang dewasa, akan tetapi kegiatan tersebut juga dapat di hadiri oleh anak-anak tingkatan sekolah dasar.

Menurutnya acara tersebut terselenggara atas kerja sama KPK, Indonesia Corruptin Watch (ICW), United Nations Office and Drugs and Crime (UNODC), Uni Eropa, Telekomunikasi Indonesia Internasional (TII) dan Komisi Yudisial.

Bagi masyarakat yang ingin datang langsung, acara tersebut akan di meriahkan dengan kegiatan, pameran, dongeng anti korupsi, the junior investigator, mural on canvas, musik indie, wayang, barongsai dan acara menarik lainnya di sajikan secara gratis. (dan*)


Senin, 06 Desember 2010

Warga Jati Asih Sambut Tahun Baru Islam

Profil : Sekjen DPP FPI Sabri Lubis
Saat Memberikan Ceramah
Instingkilat, Bekasi (6/12) _ Warga Jatiasih menyambut Tahun Baru Islam 1432 Hijriah dengan mengadakan tabligh di halaman depan Kelurahan Jati Asih pada malam hari.

Ketua panitia Saeful Bahri saat ditemui di lokasi acara mengatakan "Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1432 Hijriah, sebgai umat Islam sudah seharusnya momentum ini dijadikan sarana penyadaran bagi umat Islam untuk kedepan menjadi budaya dan sarana syiar islam" katanya sambil menyaksikan jalanya acara.

Meski di guyur hujan sejak sore tadi, umat muslim di sekitar Jati Asih dan beberapa undangan terlihat sangat antusias menghadiri  kegiatan yang direncanakan menjadi kegiatan rutin dalam menyambut Tahun Baru Islam.

Hadir sebagai penceramah dalam kegiatan tersebut adalah Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (Sekjen DPP FPI) Sabri Lubis, dalam ceramahnya Sekjen FPI tersebut mengatakan "Bahwa budaya-budaya Islam terdahulu telah banyak di tinggalkan, contohnya adalah pemakaian tanggal, bulan, dan tahun dalam Islam sedikit demi sedikit terus meluntur".

Sebelum acara berakhir panitia pelaksana kegiatan memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan  penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Azan, kosidah serta marawis yang perlombaanya telah dilaksanakan sehari sebelum acara ini berlangsung. (dan*)

Sabtu, 04 Desember 2010

HMI Hadirkan Empat Kandidat KNPI Kota Bekasi

Jelang Muskot IV Pemuda/DPD KNPI 
Kota Bekasi
Instingkilat, Bekasi (4/12) _ Menjelang Musyawarah Kota ke-IV Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (MUSKOT IV DPD KNPI) Kota Bekasi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi gelar seminar kepemudaan di rumah makan Wulan Sari, Kampung Dua Ratus Kota Bekasi.

Seminar yang mengusung tema KNPI : Perspektif Kandidat dimuali jam 3 sore kemarin tersebut di hadiri oleh empat orang kandidat yaitu Udin Zahrudin atau  biasa disapa dengan sebutan Uze, Adi Yunansah atau biasa disapa Monel, Iwan Ruswanto  atau bias disapa Gedeg dan Muhamad Baydowi atau biasa disapa Momo Molen, adapuna beberapa kandidat lainya enggan untuk menghadiri seminar yang juga dihadiri oleh Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) serta  Pengurus Kecamatan (PK KNPI).

Empat kandidat yang hadir dalam seminar tersebut masing-masing memaparkan visi misinya jika terpilih menjadi ketua DPD KNPI periode 2010 -2013. Uze mengatakan "KNPI adalah kawah candra dimuka/tempat pemuda di tempa". Monel mengatakan "KNPI akan mengakomodir kepentingan pemuda". Gedeg mengatakan "KNPI akan merekonstruksi peran pemuda". sedangkan Momo mengatakan "Pemuda harus memiliki kemandirian kalau ingin membangun KNPI".

Ketua DPD KNPI Kota Bekasi Siti Aisyah yang hadir dan memberikan sambutan mengatakan "KNPI kedepan harus lebih baik, artinya apa yang baik di pengurusan sekarang jangan hanya berjalan di tempat".

Adapun Menurut Ketua Umum HMI Cabang Bekasi Awen, mengatakan "acara ini dilaksanakan bukan dimaksudkan untuk menilai kandidat, akan tetapi sebagai upaya memberikan gambaran bagi OKP dan PK yang memiliki andil dalam  pemilihan ketua KNPI".

Terkait bagaimana pertarungan perebutan kursi Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, akan terlihat di MUSKOT DPD KNPI IV yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. (dan*)

Kamis, 02 Desember 2010

Seorang Ibu Nekat Terjun Ke Sungai

Gambar Ilustrasi
Instingkilat, Bekasi (2/12) _ Miris memang, seorang anak perempuan (14) menyaksikan ibunya (40) nekat terjun dari jembatan Kali Bekasi  jam dua sore tadi.

Saat melintasi jembatan perbatasan Kecamatan Jatiasih dan Kecamatan Rawa Lumbu seorang ibu dan anaknya  yang menggunakan sepeda motor bebek matic berhenti di sisi kiri jembatan, kemudian si ibu bergegas turun dengan alasn ingin membuang air kecil, tetapi tanpa di duga si ibu ternyata malah terjun ke kali kata anak yang membonceng ibunya sambil menangis.

"Saya mendengar teriakan anak, kemudian bergegas mendekati. Saat saya menghampiri si ibu masih terlihat di permukaan air tetapi selang beberapa detik si ibu tidak terlihat lagi" kata perempuan yang merupakan seorang saksi mata ketika masih berada di lokasi kejadian.

Selang beberapa waktu Tim SAR dan Pihak Kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Belum di ketahui motif bunuh diri tersebut. Hingga jam enam tadi sore si ibu belum di temukan, deras dan dalamnya air sungai mengakibatkan Tim yang melakukan pencarian kesulitan untuk menemukanya. (dan*)