Instrumen Penting Komunikasi Lintas Rakyat

Instrumen Penting Komunikasi Lintas Rakyat
Cerita rakyat

Selasa, 14 Desember 2010

Rencana Kenaikan BBM resahkan Masyarakat

Awen (Ketua Umum HMI Cabang Bekasi)
Instngkilat, Bekasi (14/12) _ Kenaikan harga minyak dunia mempengaruhi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Nasional pada 2011 mengancam inflasi yang diperkirakan hingga dua dijit.

Ketika terjadi kenaikan BBM maka akan berpengaruh pada kondisi perekonomian nasional, Pengamat Ekonomi Yanuar Rizki mengatakan “kenaikan BBM akan mengancam terjadinya GAP (kesenjangan) terhadap konsumsi masyarakat terhadap kebutuhan hingga 10 samai dengan 11 persen dari biasanya.
Sementara Deputi Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan “kenaikan harga BBM dapat di  tindak lanjuti dengan pengurangan konsumsi BBM untuk kendaraan roda empat, sedangkan kenaikan tersebut memberikan keuntungan Negara hingga 0,87%”. 

Kenaikan BBM yang juga mempengaruhi kenaikan kebutuhan lainya akan dirasakan oleh masyarakat menengah kebawah. Dalam hal ini ketua Umum Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi Kurniawan Rachmatulloh mengatakan “Kalaupun benar ada kenaikan harga minyak dunia yang berpengaruh pada kenaikan BBM nasional  seharusnya sebagai Negara penghasil minyak Indonesia memperoleh keuntungan, Pemerintah sebagai penyelenggara negara tidak ada alas an untuk tidak mensejahterakan masyarakat. Kami akan mengadakan aksi besar-besaran ketika harga BBM naik, lebih banyak minyak yang di jual daripada yang di konsumsi kok, jadi seharusnya kita untung”. Ucap pria yang biasa disapa Awen.

Di sisi lain masyarakat beranggapan kenaikan BBM akan menambah beban masyarakat, “Jelas merugikan, karena Kenaikan BBM akan berpengaruh terhadap kenaikan harga, sehingga akan memperlemah daya beli masyarakat” kata pria yang akrab disapa Adhyp Glank.

Pemerintah seharusnya berpikir ulang untuk menaikan harga BBM pada kondisi perekonomian masyarakat yang belum stabil. (dan*)

Tidak ada komentar: