Instrumen Penting Komunikasi Lintas Rakyat

Instrumen Penting Komunikasi Lintas Rakyat
Cerita rakyat

Minggu, 05 Agustus 2012

Pilkada Kota Bekasi, Pilkadanya Para Pejabat

Fiqi, @instingkilat.com
Instingkilat, Bekasi (6/8/12) _ Sesuai dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi, bahwa pelaksanaan Pilkada akan dilangsungkan pada 16 Desember 2012 mendatang.

Kemeriahan Pilkada Kota Bekasi tentu menjadi sesuatu yang sangat menarik di bicarakan belakangan ini, pasalnya banyak para penggiat politik yang tidak mau momentum tersebut menjadi momentum yang terlewati begitu saja. Tidak hanya itu, hegemoni para kandidat yang akan maju dalam pertarungan Pilkada Kota Bekasi pun mulai merubah atmosfer politik.

Atmosfer politik yang sarat akan kepentingan tersebut ternyata mampu di rasakan oleh kalangan di luar politisi, aktifis yang melihat kemeriahan menjelang Pilkada ini sangat tidak menguntungkan bagi masyarakat secara umum, apalagi Pilkada di indikasikan akan di ikuti oleh beberapa pejabat eksekutif dan legislatif aktif daerah.

"Sesungguhnya kemeriahan menjelang pilkada ini tidak ada efek menguntungkanya bagi masyarakat, apalagi dengan banyaknya pejabat yang mengikuti ajang Pilkada mendatang, mereka tidak lagi fokus berbicara apa yang menjadi tupoksi mereka hari ini, tetapi mereka lebih konsentrasi pada program kerja jika terpilih di Pilkada nanti, jelas dengan begini tentunya malah merugikan masyarakat". kata Fiqi yang aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi

Lebih lanjut Fiqi yang merupakan Ketua Bidang Ekonomi Politik HMI Cabang Bekasi ini mengatakan bahwa "Seharusnya ada perubahan dalam perhelatan Pilkada kedepan, tentunya dengan adanya perubahan atas mekanisme pelaksanaan Pemilukada yang mempertegas bahwa para peserta Pilkada tidak sedang menduduki jabatan tertentu, kalaupun sedang menduduki jabatan tertentu di daerah, si pejabat harusnya mengundurkan terlebih dahulu, agar tidak mengganggu proses pemerintahan", lanjutnya sambil menunggu saat berbuka puasa kemarin.

Memang dalam pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi mendatang besar kemungkinan peserta yang akan ikut serta mencalonkan diri adalah para pejabat aktif eksekutif dan legislatif daerah, jadi tidak menutup kemungkinan mereka hanya akan mementingkan bagaimana cara mereka akan memenangkan Pilkada tersebut. (dan*)


Kamis, 23 Juni 2011

Entah Kemana, KPK Akan Panggil Paksa Nazarudin

KPK Buru Nazarudin, Meski tak tahu dimana keberadaanya.
Jakata, Instingkilat.com (23/6) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan untuk segera panggil paksa kasus dugaan suap wisma atlet, Muhammad Nazaruddin yang merupakan saksi kunci.


 KPK mengaku tidak tahu dimana mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu berada. "Alamat Nazar sampai saat ini belum tahu, pihaknya masih terus melakukan pencarian atas Nazarudin. Bahkan, KPK juga menelusuri kemungkinan keberadaan Nazaruddin di apartemen-apartemen di Singapura." kata Busyro di Gedung KPK saat berbicara kepada wartawan.

Dalam proses pencarian ini, Busyro menegaskan pihaknya belum berkoordinasi lagi dengan pihak lain selain Mabes Polri untuk urusan dengan Interpol. "Sedang di lakukan pencarian tapi mengenai kemana kita sedang menelusuri, di Singapura itu kan banyak apartemen juga," terangnya. 

Busyro mengatakan belum berkordinasi dengan kuasa hukum Nazaruddin yaitu OC Kaligis. "Kami sudah melakukan pertimbangan jadi tidak harus dengan OC Kaligis," tegasnya. Sedangkan dengan Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan Partai Demokrat yang mengaku pernah bertemu Nazaruddin di Singapura, Busyro juga mengatakan belum ada koordinasi.

Kendati demikian, dia mengatakan KPK selalu membuka diri atas setiap masukan dan informasi tentang Nazaruddin. lanjut Busyro mengatakan "TPF Belum, kami bekerja terus sukur ada masukan dari Demokrat, selain itu kami jalan sendiri juga". (dan*)

Pelantikan Pengurus PPPSBBI Kota Bekasi


Pelantikan Pengurus PPPSBBI Kota Bekasi
Bekasi, Instingkilat.com (23/6) _ Pelantikan Pengurus Persatuan  Pendekar Persilatan dan seni Budaya Banten Indonesia (PPPSBBI) Wilayah Kordinator Daerah II (Korda II) dilaksanakan di Geding Patriot lingkungan Pemerintahan Daerah Kota  Bekasi pada kamis (23/6) pagi hingga siang hari.

Pelantikan pengurus PPPSBBI yang bertema  “Bersama Membangun Bekasi”  tersebut di hadiri oleh pengurus pusat, pengurus daerah PPPSBBI  di luar Kota Bekasi seperti dari Palmerah  Jakarta dan tamu undangan lainnya.

Ketua Umum PPPSBBI wilayah Korda II masa bhakti 2011-2015 yang di lantik, Tubagus Hendra Suherman mengatakan “Saya  sebagai masyarakat Banten yang ada di Kota Bekasi, berharap dengan banyaknya masyarakat Banten di Kota Bekasi kita dapat bersama-sama membangun Kota Bekasi”.  katanya pada saat ditanya di akhir acara pelantikan.

Senada dengan yang disampaikan Hendra, perwakilan dari Pemerintah Kota Bekasi  yang mendapatkan kesempatan memberikan sambutan mengatakan “Semoga adanya PPPSBBI ini kedepan dapat berkerja sama dengan pemerintah dalam membangun Kota Bekasi”.

Pada akhir acara pelantikan tersebut, tamu undangan  yang  menghadiri acara di suguhkan dengan pertujukan  “Debus”  kesenian tradisional banten yang membuat suasana acara pelantikan semakin meriah. (Dan*)

Kamis, 02 Juni 2011

Aliran Dana 2% Ke DPRD Kota Bekasi


Ratih, Aktivis Perempuan
HMI Cabang Bekasi 
Instingkilat.com, Bekasi (3/6) _ Dugaan adanya fee 2 persen bagi anggota dewan khususnya untuk meloloskan APBD 2010 terus bergulir di masyarakat. Bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menangkap Walikota Bekasi Mochtar Mohammad karena dugaan tersebut, saat ini ia sedang menjalani proses persidangan di Tipikor Bandung. Pada rekonstruksi yang dilakukan oleh KPK beberapa waktu lalu terlihat adanya penyerahan sebuah koper yang diduga berisi uang senilai Rp 4 miliar yang diperuntukkan bagi anggota dewan.

Pada rekontruksi yang dilaksanakan terlihat ada adegan penyerahan koper kepada anggota DPRD di Villa 200, Kota Bekasi. Dimana dalam rekontruksi tersebut mantan Sekda Tjandra Utama menyerahkan koper  kepada salah satu oknum anggota DPRD Kota Bekasi, yang belakangan di ketahui koper tersebut berisi uang pelicin untuk meloloskan APBD.

Terkait kasus ini Ratih Ramdhiana, Aktivis perempuan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi Mengatakan “Secara kinerja jelas masyarakat kecewa terhadap semua ini, anggota DPRD yang seharusnya menjadi wakil rakyat ternyata menghisap keringat rakyat. Sebenarnya ini bukan hanya tugas penegak hukum, kita sebagai mahasiswa dan masyarakat Kota Bekasi yang terwakili oleh mereka juga perlu terlibat dalam hal mendorong penegakan hukum”. Kata perempuan yang akrab disapa Ratih melalui pesan pendeknya.

DPRD yang seharusnya mengontrol jalannya pemerintahan agar selalu sesuai dengan aspirasi masyarakat, bukan sebaliknya merusak dan mengkondisikan Eksekutif untuk melakukan penyimpangan-penyimpangan terhadap aturan–aturan yang berlaku, melakukan kolusi dalam pembuatan anggaran agar menguntungkan dirinya, serta setiap kegiatan yang seharusnya digunakan untuk mengontrol eksekutif, justru sebaliknya digunakan sebagai kesempatan untuk “memeras” eksekutif sehingga eksekutif perhatiannya menjadi lebih terfokus untuk memanjakan anggota DPRD dibandingkan dengan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan adanya kasus tersebut, masyarakatlah yang akhirnya terkena dampaknya dan masyarakatlah yang menjadi korban. Segala aktifitas pelayanan tersendat, pembahasan APBD molor dan cenderung minim keberpihakan terhadap masyarakat. Wajar apabila masyarakat sudah tidak percaya lagi terhadap wakil-wakilnya di DPRD, karena mereka yang diberikan amanah oleh masyarakat ternyata menghianatinya. (dan*)

Rabu, 20 April 2011

Kepala Daerah dan Wakil Dilarang Jadi Bintang Iklan

Foto Ilustrasi
Instingkilat.com, Bekasi (20/4) _ Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilarang menjadi bintang iklan baik dari perusahaan milik swasta maupun daerah.

Terkait dengan hal tersebut, ketika seorang Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah melakukan pekerjaan lain yang menguntungkan pribadinya hal tersebut adalah melanggar Undang-undang. 

Larangan yang tertuang dalam Undang-undang No 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah Pasal 28 huruf (b) dan (c) yang isinya huruf (b) turut serta dalam suatu perusahaan, baik milik swasta maupun milik negara daerah, atau dalam yayasan bidang apapun dan huruf (c) melakukan pekerjaan lain yang memberikan keuntungan bagi dirinya, baik secara langsung. maupun tidak langsung, yang berhubungan dengan daerah yang bersangkutan.

Ketika Undang-undang tersebut di langgar maka Kepala Daerah dan wakil Kepala Daerah dapat di berhentikan sesuai dengan Undang-undang No 32 Tahun 2004  Tentang Pemerintahan Daerah Pasal 29 ayat (2) huruf (f) yang isinya huruf (f) melanggar larangan bagi kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah.

Penegakan hukum terkait kasus ini seharusnya juga di pertegas oleh lembaga hukum atau lembaga terkait di daerah untuk memberikan sanksi kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang menyalahgunakan jabatan sesuai dengan hukum yang berlaku. (dan*)



Sabtu, 16 April 2011

Identifikasi Pelaku Ledakan Bom Mapolres Cirebon

Pelaku Bom Bunuh Diri Dalam Masjid Mapolres Cirebon
Instingkilat.com, Jakarta (16/4), Polisi gelar jumpa pers terkait identifikasi pelaku ledakan bom di masjid Mapolres Cirebon, Jawa Barat jum'at (15/4) saat shalat sedang dilaksanakan.

Kepolisian menyebutkan melalui Kadip Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam bahwa korban dalam ledakan bom tersebut adalah 31 orang, 24 orang luka ringan, 6 orang luka berat dan 1 orang meninggal. Korban meninggal dunia merupakan pelaku ledakan bom bunuh diri tersebut.

Menurut identipikasi kepolisian, saat akan shalat pelaku yang di perkirakan berusia 25 – 35 tahun tersebut menerobos ke barisan paling depan kemudian meledakan diri. jama'ah shalat jum'atpun tak menyangka jika laki-laki yang berpakaian serba hitam tersebut membawa bom yang belakangan di ketahui bom tersebut tersembunyi di balik pakaiannya.

Jenis bom yang di gunakan belum dapat di sebutkan, akan tetapi jenis ledakan dapat di kelompokan dalam jenis ledakan “Low” atau bom berdaya ledak rendah. Unsur bom terdiri dari paku, mur dan baut yang di pasang pada bagian perut sebelah kanan pelaku bom bunuh diri.

Kepolisian juga merilis sketsa wajah pelaku dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika masyarakat ada yang mengenali pelaku bom bunuh diri tersebut. (dan*)

Rabu, 02 Maret 2011

FBI dan KPK VS Korupsi di Indonesia

Gedung KPK dan FBI
Instingkilat, Jakarta (2/3) _ Kedatangan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI), Robert S. Mueller III ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang di dampingi oleh Duta Besar Amerika Serikat (DUBES AS) untuk Indonesia, Scot Marciel, adalah bentuk dukungan Amerika Serikat melalui FBI dalam pemberantasan korupsi.

Bantuan yang di berikan FBI kepada KPK dalam melacak transaksi keuangan dan pemberantasan korupsi dengan menggunakan alat-alat bertekonlogi informasi. Kerja sama tersebut di bangun karena prioritas buruan FBI selain terorisme, kejahatan di dunia maya dan lainya adalah untuk memberantas korupsi.


"FBI mendukung kerja KPK dalam pemberantasan korupsi, dan akan memberikan bantuan kemampuan terkait pemantauan melalui alat-alat teknologi informasi dan kemampuan untuk mengetahui transaksi keuangan yang teridikasi ada korupsi di dalamnya", ungkap Muller dalam pidatonya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini sudah dilakukan pertemuan birateral antara FBI dengan KPK, pelatihan yang di berikan salah satunya adalah Money Laundring and Corsuses on Terorism dengan model infestigasi yang moderen, ditwarkan juga kepada pegawai KPK untuk mengikuti  pendidikan di FBI Academy.

"Keinginan yang sama antara FBI dan KPK dalam menjadikan korupsi musuh bersama dan mewujudkan dunia yang bebas korupsi, oleh karenanya kedepan akan senantiasa berkerja sama", ungkap Ketua KPK Busyro Muqadas.

Dengan adanya kerja sama yang terjalin antara FBI dan KPK tersebut akankah para koruptor di indonesia akan tertangkap, dan indonesia dapat bersih tanpa ada korupsi. (dan*)

Selasa, 01 Maret 2011

Dua Anggota DPRD di Panggil KPK

Gedung DPRD Kota Bekasi
Instingkilat, Bekasi (1/3) _ Terkait adanya dugaan penyelewengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2010 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua oranng anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi Andi Zabidi dan Sutriyono.

Dugaan penyelewengan penggunaan APBD 2010 yang dilakukan oleh Walikota Bekasi kemudian mengakibatkan dirinya di tahan oleh KPK. pemanggilan dua anggota DPRD yang berasal dari partai PKS dan Demokrat adalah untuk memberikan kesaksian di gedung yang menakutkan bagi para koruptor.

"Pemanggilan dan pemeriksaan dua anggota Legislatif  Kota Bekasi tersebut berkaitan dengan kasus Walikota Bekasi yang telah di tetapkan sebagai tersangaka dalam kasus penyelewengan pengunaan APBD tahun 2010" papar salah satu Juru Bicara KPK, Irsyad Prakarsa.

Setelah semapat absen pada pemnggilan pertamanya, Sutriyono datang 30 menit lebih lambat dari jadwal yang sudah di tentukan yaitu pukul 10.00. pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK berlangsung hingga pukul dua sore. 

Andi Zabidi yang seharusnya di periksa sebagai saksi pada senin (1/3), tidak dapat memeniuh panggilan tersebut  dan saat berita ini di turunkan belum ada keterangan jelas terkait pemeriksaan Andi Zabidi. (dan*)



Minggu, 20 Februari 2011

Cuaca Menjepit, Produksi Padi Turun 30 Persen

Petani padi yang sedang membersihkan hama.
Instingkilat, Bekasi (20/2) _ Daerah Sumatera, Jawa dan Sulawesi diperkirakan akan mengalami penurunan produksi padi musim panen pertama tahun 2011 hingga mencapai 30 persen. Faktor cuaca dan hama disinyalir menjadi alasan menurunya produksi padi.

Hama yang merusak tanaman padi seakan tumbuh pesat seiring dengan cuaca yg tidak menentu semakin menjepit petani sehingga mempengaruhi produksi padi.

Selain di Sumatera, Jawa dan Sulawesi, sejumlah wilayah di tanah air pun diperkirakan akan mengalami penurunan produksi padi dengan kisaran 10 persen hingga 50 persen.


Sementara yang ditargetkan pemerintah produksi gabah kering giling nasional mencapai 70 juta ton pada tahun 2011. Kalau melihat kondisi yg menjepit seperti ini nampaknya target pemerintah diperkirakan tidak tercapai.


Ketika pencapaian itu gagal, dapat dipastikan kesulitan pangan akan menghantui tanah air, sementara itu negara-negara produsen pangan juga di dera oleh krisis pangan. 


Kesulitan ini akan mempengaruhi kondisi pangan dunia karena negara-negara produsenpun akan mendahulukan komuditi pangan dalam negrinya. (dan*)

Jumat, 21 Januari 2011

Wawali Kritik Peserta Sidang Paripurna

Suasana Rapat
Bekasi, Instingkilat (21/1) _ Wakil Walikota Bekasi mengkritik peserta rapat yang meninggalkan Rapat Paripurna penyampaian jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Bekasi sore tadi.

Di sela penyampaian jawaban eksekutip mengenai kebijakan umum anggaran (KUA), prioritas plapon anggaran sementara (PPAS), APBD tahun anggaran 2011 satu persatu beberapa peserta rapat meninggalkan ruangan tanpa izin pada pimpinan rapat.

"Sebelum ketua dewan yang juga menjadi pimpinan rapat menskorsing rapat maka dengan tanpa izin seharusnya anggota dewan tidak boleh keluar dengan alasan apapun". kata Wakil Walikota Bekasi Rahmat Effendi di sela pembacaan jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi.

Setelah itu Pepen sebutan akrab Wakil Walikota Bekasi melanjutkan pembacaan jawaban eksekutif yang terdiri dari 49 halaman hingga selesai.

Peserta rapat yang menghadiri rapat paripurna tersebut memang harus memperlihatkan keprofesionalanya saat menghadiri rapat,  pimpinan rapat juga berhak menegur mereka yang keluar ruangan tanpa izin, apalagi rapat tersebut terkait anggaran dan di buka untuk umum. (dan*)

Sabtu, 15 Januari 2011

HNW, KAHMI Gelar Silaturahmi Bisnis

Foto Saat Kegiatan Berlangsung
Bekasi, Instingkilat (16/1) _ Haji Net Work (HNW) menggelar kegiatan silaturahmi bisnis di sekretariat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Ruko Sentra Niaga Kalimalang Blok B1 No.23 Bekasi Selatan pada sabtu (15/1) 15.30 - 17.00 kemarin.

Kegiatan yang menggagas tema “Cara Mudah dapat ONH : Bisnis Berorientasi Akhirat, InsyaAllah Dunia Juga Dapat” di hadiri oleh pembicara Prof. Dr. Mudito Samsunarto yang saat ini menjabat sebagai Ketua Usaha Sosial Produktif Indonesia (USPI) Pusat.


"Yang terpenting dalam berwir usaha adalah marketing, oleh karenanya pelaku usaha harus memahami hal tersebut. Adanya seminar yang dilaksanakan oleh keluarga besar KAHMI Bekasi diharapkan membuaka mata para pelaku usaha untuk terus menggali potensi berwirausaha, baik yang menghadiri acara ini ataupun masyarakat secara keseluruhan mendapatkan manfaatnya" kata Eko Purwanto Presidum KAHMI yang juga merangkap sebagai direktur di SMS Center, seusai kegiatan.

Sementara itu Mudito yang hadir sebagai pembicara mengatakan "Pelaku bisnis atau usaha dalam melakukan peminjaman modal agar tidak terbelit dengan hutang seharusnya menggunakan Pinjaman Tanpa Bunga Tanpa Agunan (PTBTA), pinjaman itu dapat di peroleh dengan terlebih dahulu menjadi anggota USPI". ucapnya sambil menunjukan kartu member anggota USPI.


Karena waktu yang di gunakan sangat terbatas dan kurang efektip digunakan untuk menyampaikan materi tersebut, maka direncanakan kegiatan tersebut akan di lanjutkan di lain waktu berikutnya. (dan*)


Rabu, 12 Januari 2011

Usut Tuntas Korupsi di Kota Bekasi.

foto:dan*
Instingkilat, Bekasi (13/1) _  Puluhan masa kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) demo tolak pemimpin koruptor dan mengecam korupsi di lembaga Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif  di Kota Bekasi.

Masa aksi yang berorasi di depan gerbang DPRD Kota Bekasi menyebutkan bahwa korupsi di Kota Bekasi harus di tindak tegas, KPK harus mempercepat penuntasan kasus korupsi yang terjadi di Kota Bekasi.

"Korupsi tidak boleh menjadi budaya, oleh karena itu kami yang berada di garda terdepan perubahan menginginkan agar KPK mengusut tuntas kasus korupsi di Kota Bekasi secepatnya dan kami tidak menginginkan kota bekasi di pimpin oleh para koruptor" Kata Kordinator aksi yang akrab di sapa Rohman.

Lebih lanjut Rohman mengatakan "KPK juga harus mengusut dugaan aliran dana sebanyak 2% dari pemotongan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang di terima oleh beberapa oknum Anggota DPRD Kota Bekasi". katanya sambil mengacungkan bendera.

Demo yang dilangsungkan di DPRD Kota Bekasi kemarin (12/1) siang, sempat hampir mengakibatkan bentrok karena saat masa aksi memaksa masuk ke halaman DPRD Kota Bekasi beberapa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) menghalangi mereka, akan tetapi hal tersebut dapat di redam setelah mereka di terima menemui anggota DPRD di ruangan tertutup.

Setelah bertemu dengan beberapa anggota DPRD dan menghasilkan tanda tangan dari lima orang anggota  DPRD tentang kesepakatan menolak pemimpin yang korup di Kota Bekasi, kemudian mereka membubarkan diri. (dan*)

Kamis, 06 Januari 2011

Pejabat Bekasi Terancam Mutasi

Profil Monel
Bekasi, Instingkilat (6/1) _ Beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Bekasi terancam akan di mutasi.

Beberapa alasan tentang akan dilakukan mutasi diantaranya, pada 2011 ini beberapa pejabat akan memasuki masa pensiun dan beberapa pejabat di Kota Bekasi mendapat sanksi akibat pelanggaran etika kebiraokrasian.

“jika benar akan ada mutasi di lingkungan Pemerintahan Kota Bekasi, seharusnya Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (BAPERJAKAT) membuat surat kesepakatan pernyataan yg isinya adalah setiap pejabat di pemkot bekasi dilarang berkunjung ke tempat hiburan malam/ tidak akan melakukan pelanggaran etika birokrasi untuk para pejabat yang akan mengisi jabatan tersebut, jika itu di langgar maka sanksinya yang tepat adalah pemecatan”. Kata aktifis Jaringan Mahasiswa dan Pemuda untuk Perubahan (JAMPER) Adi Yunsya.

 Dalam keterangannya pria yang akrab disapa Monel menambahkan “Rekruitmen pejabat yang akan mengisi jabatan di Kota Bekasi harus berdasarkan Treck Record (pengalaman), bukan berdasarkan like and this like (rasa suka)”.

Belum ada keterangan jelas dari pejabat yang memiliki kewenangan terkait mutasi beberapa pejabat Pemerintah Kota Bekasi yang akan di mutasi. (dan*)

12 Organisasi di Kota Bekasi Anggap Birokrasi Lemah

Foto (dan*)
Bekasi, Instingkilat (6/1) _ Terkait dengan kurang optimalnya pelayanan dan defisit anggaran di Kota Bekasi, 12 Organisasi yang menamakan dirinya Gerakan Bekasi Bersih gelar jumpa pers di The Linggo’s café Kemang Pratama Kota Bekasi sore ini.


Organisasi yang hadir pada jumpa pers tersebut diantaranya, Forum Komunikasi Warga Perumahan Kota Bekasi, Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN), Pemuda Demokrat Indonesia, Pemuda Nahdlatul Ulama, Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (AMNU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan  Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan mahasiswa Islam (HMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Relawan Pejuang Demokrasi (REPDEM), Ikatan Pemuda Bekasi (IPB) dan Pemuda Khatolik.

Defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang terjadi di Kota Bekasi 2010 menghambat pembangunan di Kota Bekasi dan lemahnya pelayanan publik. “16 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan 8 Dinas di Kota Bekasi tidak mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD), hal ini terjadi karena kurang maksimalnya kinerja dari SKPD dan Dinas tersebut”. Kata salah seorang anggota Gerakan Bekasi Bersih yang juga merupakan ketua REPDEM Wilayah kota Bekasi bernama Budi”.

Dalam pres realis yang dibagikan, Gerakan Bekasi Bersih juga menganggap “Kondisi Pemerintahan Kota Bekasi saat ini cukup memperihatinkan, Pemerintahan menjadi melemah karena kurang maksimalnya pelayanan di Kota Bekasi”.

Jika dalam satu bulan kondisi Pemerintahan Kota Bekasi tidak membaik Organisasi yang tergabung dalam Gerakan Bekasi Bersih akan melakukan aksi. (dan*)   

Jumat, 31 Desember 2010

Ruwat Jagat Kota Bekasi

Ritual Ruwat Jagat
Bekasi, Instingkilat (31/12) _ Penghujung tahun 2010, Organisasi Mahasiswa yang mengatas namakan Gerakan Pemuda Peduli Bekasi (GPPB) menggelar aksi refleksi akhir tahun Ruwat Jagat di lingkungan Gedung Pemerintah Kota Bekasi.

Aksi mahasiswa yang dilakukan pada kamis (30/12) kemarin terdiri dari organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), mereka berharap pada 2011 Kota Bekasi menjadi lebih baik.

"Ruat jagat ini kami lakukan agar pada tahun 2011 Kota Bekasi menjadi lebih baik, kalau cara ini tidak juga berhasil maka kami siap untuk terus mengawal jalanya pemerintahan di Kota Bekasi sehingga menjadi lebih baik",  kata kordinator aksi Ruwat Jagat.

Lebih lanjut kata perempuan yang akrab disapa Tata menambahkan "Pejabat dan aparatur pemerintah Kota Bekasi harus memiliki tanggung jawab mengemban amanah sehingga tidak menciderai institusi dan hati masyarakat", lanjutnya melalui pesan singkat.

Dalam aksi tersebut mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal Ruwat Jagat membakar kemenyan dan menabur bunga mengelilingi Gedung Pemerintah Kota Bekasi sambil menyebarkan tulisan yang berisi tuntutan agar KPK mengusut tuntas korupsi, Reformasi Birokrasi, memecat pejabat tak bermoral, pendidikan dan kesehatan gratis harus mudah dan berkualitas, DPRD harus meningkatkan profesionalismenya dan evaluasi kinerja Perusahaan Daerah yang tidak produktif.

Setelah melakukan Ruwat jagat dan orasi, mahasiswa meninggalkan Gedung Pemerintah Kota Bekasi menuju Gedung Dewan perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bekasi dan berorasi beberapa saat kemudian membubarkan diri. (dan*)


Minggu, 26 Desember 2010

Sepuluh PK KNPI Jenguk Mochtar di Rutan

Pengurus PK KNPI se-Kota Bekasi
Instingkilat, Bekasi (26/12) _  Para Ketua Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Kota Bekasi Kunjungi Mochtar Mohammad di Rutan Salemba, Jakarta minggu siang tadi (26/12).

Mochtar Mohamad yang telah di tahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Penggunaan APBD dalam perolehan Piala Adipura sejak senin (13/12) lalu, menemui sepuluh Ketua-ketua PK KNPI pada jam besuk pukul 13.30 hingga 15.00 atau hampir satu setengah jam. Seusai menjenguk sepuluh Ketua PK KNPI  tersebut langsung bergegas kembali ke Bekasi

"Kedatangan kami ke Rutan Salemba adalah untuk menjenguk Mochtar Mohammad, adapun maksud lain dari kedatangan kami adalah untuk bersilaturahmi dengan beliau" Kata Ketua PK KNPI Kecamatan Pondok Melati Mustofa saat di hubungi melalui telepon seluler.

Lebih lanjut dalam pertemuan PK KNPI  dengan pria yang akrab disapa M2, Mustofa mengatakan "M2 berpesan kalau bisa Musyawarah Kota (Muskot) KNPI Kota Bekasi di undur sampai februari atau maret, menunggu APBD turun. Beliau juga menanyakan pencalonan Sekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bekasi  Muhammad Al Fur'qon".

Adapun sepuluh Ketua PK KNPI yang menjenguk Mochtar adalah PK Pondok Melati, Bekasi Timur, Bekasi Barat, Bekasi Selatan, Mustikajaya, Bantar Gebang, Bekasi Utara, Rawa Lumbu, Jati Sampurna dan Medan Satria. (dan*) 


Jumat, 24 Desember 2010

Ketua DPRD Kota Bekasi Laporkan Wakilnya ke Polda

Foto :
Sutriyono (kiri),
Azhar Laena (kanan)

Instingkilat, Bekasi (24/12) _ Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi Azhar Laena yang berasal dari Partai Demokrat melaporkan  Wakil Ketua DPRD Sutriyono dari Partai Keadilan Sejahtra ke Polda Metro Jaya.

Kasus ini bermula dari pernyataan bahwa Azhar Laena dan Fraksi Partai Demokrat telah bersepakat dalam meloloskan APBD Perubahan dan Azhar Laena telah menyerahkan pengesahan APBD Perubahan Kepada Wakil Ketua Dewan dari PKS tersebut. Padahal Azhar Laena dan Partainya dengan tegas menolak APBD Perubahan tersebut.

"Fraksi Demokrat memang menolak APBD Perubahan karena banyak pertimbangan-pertimbangan, kami bertemu cuma sebentar dan tidak ada obroaln dan kesepakatan untuk meloloskan APBD Perubahan, Saya merasa dilangkahi dan menganggap hasil Paripurna pengesahan APBD Perubahan tersebut Ilegal". Kata pria yang kerap disapa A'al.

Sementara itu Sutriono yang ditemui sebelumnya oleh beberapa mendia menyatakan sudah melakukan pertemuan dengan Azhar Laena di Restoran kawasan perumahan mewah Grand Wisata.

Berdasarkan laporan A'al ke Polda Metro Jaya dengan Nomor Surat LP/4517/XII/2010/PMJ/DIT REESKRIM, jika terbukti Sutriono bersalah maka ia akan terjerat pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik.

Upaya damai sebenarnya telah di tempuh, akan tetapi ketika upaya yang di mediasi oleh Sekretaris Dewan tersebut tadi malam Sutriono tidak kunjung hadir. (dan*) 


Rabu, 22 Desember 2010

Dua Mobil Bertabrakan Dari Arah Yang Sama

Ilustration
Bekasi, Instingkilat (22/12) _ Dini hari tadai tepat pukul 00.30 terjadi kecelakaan di Jalan Raya Pekayon Bekasi Selatan. kecelakaan antara mobil sedan Baleno bernomor polisi B 8302 LT dan Carry bernomor polisi B 9761 YY tersebut hanya mengakibatkan bagian depan mobil sedan rusak.

Kedua mobil yang mengalami kecelakaan tersebut melintasi jalan dari arah yang sama, kecelakaan tersebut sempat mengakibatkan keributan, hingga bagian wajah pengendara Carry terluka akibat di pukul dengan kunci stang mobil oleh pengendara sedan. 

"Saya tidak tahu secara persis kejadianya, yang saya tahu kedua mobil tersebut berjalan satu arah" kata salah seorang saksi yang tidak mau menyebutkan namanya, "Ketika melihat ada keributan kemudian warga menghampiri" lanjut saksi tersebut. 

Keributan yang menjadi tontonan warga sekitar baru reda ketika ada dua orang aparat kepolisian yang membawa kedua pengendara tersebut untuk menyelesaikan masalahnya di Polsek Bekasi Selatan. 

Hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan yang jelas dari dua pengendara, dikarenakan kedua pengendara  tersebut sedang dimintai keteranganya oleh pihak Polsek Bekasi Selatan (dan*)

Senin, 20 Desember 2010

Pendukung Walikota Bekasi demo di KPK

Instingkilat.com/dany
Instingkilat, Jakarta  (20/12) _ Ribuan masa pendukung Walikota Bekasi Mochtar Mohammad melakukan demonstrasi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Terlihat beberapa masa yang datang dengan menggunakan sekitar 21 mobil bus dan 14 mobil pribadi tersebut membawa bendera dan atribut partai PDI Perjuangan.

Dalam aksinya masa yang mengaku masyarakat Kota Bekasi meminta penangguhan penahanan Mochtar yang kini di tahan di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta. Penahanan yang di lakukan oleh KPK pada senin lalu (13/12) di anggap sarat akan kepentingan politis karena Mochtar baru satu kali di periksa.

"Kami dari masyarakat Bekasi meminta KPK menangguhkan penahanan Mochtar Mohammad, penahanan Mochtar merupakan politis hukum, masalahnya baru sekali di periksa sudah di tahan" kata Edi Sucipto yang merupakan kordinator lapangan saat ditemui di depan kantor KPK.

Seraya meneriakan agar Mochtar di bebaskan masa juga berjanji untuk terus melakukan aksinya hingga KPK membebaskan Mochtar, karena mereka menganggap Mochtar tidak bersalah.

Mochtar di tahan oleh KPK karena di duga menyalahgunakan Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2010 dan dugaan suap untuk pemenangan Adi Pura yang di peroleh Kota Bekasi. (dan*)

Selasa, 14 Desember 2010

Rencana Kenaikan BBM resahkan Masyarakat

Awen (Ketua Umum HMI Cabang Bekasi)
Instngkilat, Bekasi (14/12) _ Kenaikan harga minyak dunia mempengaruhi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Nasional pada 2011 mengancam inflasi yang diperkirakan hingga dua dijit.

Ketika terjadi kenaikan BBM maka akan berpengaruh pada kondisi perekonomian nasional, Pengamat Ekonomi Yanuar Rizki mengatakan “kenaikan BBM akan mengancam terjadinya GAP (kesenjangan) terhadap konsumsi masyarakat terhadap kebutuhan hingga 10 samai dengan 11 persen dari biasanya.
Sementara Deputi Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan “kenaikan harga BBM dapat di  tindak lanjuti dengan pengurangan konsumsi BBM untuk kendaraan roda empat, sedangkan kenaikan tersebut memberikan keuntungan Negara hingga 0,87%”. 

Kenaikan BBM yang juga mempengaruhi kenaikan kebutuhan lainya akan dirasakan oleh masyarakat menengah kebawah. Dalam hal ini ketua Umum Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi Kurniawan Rachmatulloh mengatakan “Kalaupun benar ada kenaikan harga minyak dunia yang berpengaruh pada kenaikan BBM nasional  seharusnya sebagai Negara penghasil minyak Indonesia memperoleh keuntungan, Pemerintah sebagai penyelenggara negara tidak ada alas an untuk tidak mensejahterakan masyarakat. Kami akan mengadakan aksi besar-besaran ketika harga BBM naik, lebih banyak minyak yang di jual daripada yang di konsumsi kok, jadi seharusnya kita untung”. Ucap pria yang biasa disapa Awen.

Di sisi lain masyarakat beranggapan kenaikan BBM akan menambah beban masyarakat, “Jelas merugikan, karena Kenaikan BBM akan berpengaruh terhadap kenaikan harga, sehingga akan memperlemah daya beli masyarakat” kata pria yang akrab disapa Adhyp Glank.

Pemerintah seharusnya berpikir ulang untuk menaikan harga BBM pada kondisi perekonomian masyarakat yang belum stabil. (dan*)